2-Klorofenol adalah senyawa kimia yang banyak digunakan di berbagai industri. Kita perlu mengetahui bagaimana senyawa ini dibuat agar dapat menggunakannya dengan cara terbaik. Di bawah ini, kita akan membahas berbagai cara sintesis 2-Klorofenol dan membicarakan beberapa perkembangan di bidang ini. Ada banyak cara untuk membuat 2-Klorofenol. Salah satu metode yang dikenal adalah dengan mereaksikan fenol dengan gas klorin. Pendekatan lainnya adalah mereaksikan klorobenzena dengan basa kuat. Kedua metode tersebut memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing, yang bisa menjadi menguntungkan atau merugikan tergantung pada kebutuhan spesifik dari sintesis tersebut.
Rute katalitik merupakan metode alternatif untuk memproduksi 2-Klorofenol. Proses ini menggunakan katalis untuk mempercepat reaksi antara setidaknya dua bahan kimia. Proses katalitik yang khas untuk pembuatan 2-Klorofenol melibatkan katalis logam, seperti tembaga atau nikel. Katalis ini berfungsi untuk mengurangi energi yang dibutuhkan agar reaksi dapat terjadi.

Green chemistry adalah metode untuk sintesis Kimia yang mengurangi jumlah limbah yang dihasilkan dan akibatnya memiliki dampak seminimal mungkin terhadap lingkungan. Terdapat juga beberapa metode green chemistry untuk mempersiapkan 2-Klorofenol. Salah satu contohnya adalah penggunaan bahan baku terbarukan sebagai titik awal; misalnya mengganti bahan bakar fosil dengan biomassa. Contoh lainnya adalah menggunakan bahan kimia yang kurang beracun selama proses sintesis.

2-Klorofenol digunakan dalam industri farmasi. Senyawa ini dipakai sebagai bahan awal dalam pembuatan obat dan senyawa farmasi. Sebagai contoh, senyawa ini dapat digunakan untuk produksi antiseptik, disinfektan, dan fungisida. Pengadaan 2-Klorofenol secara efisien dan dengan biaya rendah akan memiliki arti penting bagi industri farmasi.

Beberapa kemajuan juga dapat ditemukan di bidang tEKNOLOGI untuk pembuatan 2-Klorofenol. Salah satu alternatifnya adalah penggunaan reaktor alir kontinu, yang mempercepat dan mempermudah sintesis. Baru-baru ini juga tersedia katalis yang lebih selektif, yang dapat berkontribusi pada peningkatan hasil 2-Klorofenol yang diperoleh dari sintesis.