P-chloranil adalah serbuk kuning cerah yang tidak mudah larut dalam air, namun dapat larut dalam pelarut lain, contohnya alkohol dan aseton. Selain itu, bahan ini rentan terhadap cahaya dan panas, sehingga harus disimpan dalam wadah tertutup di tempat yang sejuk dan gelap agar tetap stabil. P-chloranil sangat reaktif terhadap bahan kimia lain dan karena itu berguna dalam banyak reaksi.
Dalam kimia organik, p-kloranil digunakan sebagai suatu agen pengoksidasi. Senyawa ini dapat membantu dalam mentransformasikan satu jenis senyawa menjadi senyawa lain dengan memindahkan elektron selama jalannya reaksi. Ini merupakan alat yang kuat bagi para ahli kimia yang ingin merancang zat baru di laboratorium. P-kloranil juga digunakan untuk menentukan keberadaan atau ketiadaan gugus fungsi tertentu dalam kimia organik dan membantu ahli kimia dalam mengidentifikasi senyawa yang tidak diketahui.
Sebisa mungkin p-chloranil membantu di laboratorium, bahan ini harus ditangani dengan hati-hati. P-Chloranil dapat berbahaya jika tertelan atau terhirup dan membahayakan tubuh. Pencegahan keselamatan Bahan ini sangat berbahaya bagi tubuh dan karsinogenisitasnya tidak diketahui. Perlu menggunakan sarung tangan dan kacamata pelindung saat menangani p-chloranil, serta mematuhi aturan keselamatan untuk menghindari kecelakaan. Dengan mematuhi instruksi keselamatan, peneliti dapat bekerja dengan p-chloranil tanpa kekhawatiran.
P-chloranil dapat diperoleh dari hidrokuinon yang secara alami terdapat dalam beberapa tanaman. Anda dapat memproduksi p-chloranil di laboratorium dengan cara mereaksikan hidrokuinon dengan gas klorin. Untuk tujuan ini, perlu dilakukan pengendalian suhu dan kondisi reaksi secara cermat agar menghasilkan kadar p-chloranil yang tinggi. P-Chloranil dapat dimurnikan lebih lanjut setelah sintesis untuk digunakan dalam eksperimen selanjutnya.
P-chloranil populer karena laju reaksinya yang tinggi dalam reaksi organik transformasi . Ini mampu berpartisipasi dalam oksidasi, selama proses tersebut elektron dilepaskan dari zat lainnya. Reaktivitas ini membuat p-chloranil cocok digunakan sebagai reagen untuk menghasilkan molekul-molekul baru dengan sifat tertentu. Dengan memahami bagaimana p-chloranil berperilaku dalam berbagai lingkungan, para ahli kimia dapat memanfaatkan reaktivitasnya untuk mengungkap reaksi kimia yang sebelumnya belum pernah diketahui.